Melewati Krisis Paruh Baya dengan Memaafkan Diri Sendiri
Memaafkan Diri Sendiri
Usia 40. Angka yang seringkali dianggap sebagai sebuah gerbang. Gerbang menuju kedewasaan yang lebih matang, stabilitas finansial, dan kebijaksanaan. Namun, bagi sebagian orang, gerbang ini justru terasa seperti pintu menuju sebuah lorong yang gelap, penuh kabut, dan membingungkan. Inilah yang sering kita sebut sebagai krisis paruh baya. Sebuah fase di mana pertanyaan-pertanyaan eksistensial seperti, “Apakah ini saja hidupku?”, “Sudah benarkah jalan yang kupilih?”, atau “Apa yang sebenarnya ingin kucapai?” muncul dengan kekuatan yang tak terbendung.
Perasaan hampa, penyesalan atas masa lalu, dan kecemasan akan masa depan seolah menjadi teman sehari-hari. Kita melihat ke belakang dan merasa ada banyak […] Read more
